Selasa, 15 September 2015

PERSEBARAN FAUNA DI DUNIA

PERSEBARAN FAUNA DI DUNIA MENURUT ALFRED RUSSEL WALLACE

Faktor pembatas persebran hewan di bumi adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan keadaan fisik bumi. Faktor-faktor tersebut antara lain :
-Laut
-Sungai 
-Gunung
-Padang pasir
-Iklim
 Wilayah persebaran hewan ditentukan oleh kondisi bumi pada masa lalu dan berhubungan dengan kondisi bumi saat ini.
Kajian tentang wilayah persebaran hewan di perkenalkan pertama kali oleh Philip Lutley Sclater pada tahun 1858 selanjutnya di kembangkan oleh Thomas Henry Huxley pada tahun 1868, selanjutnya oleh Russel Wallace pada tahun 1876. Menurut Wallace persebaran fauna di dunia dapat dikelompok menjadi 6 wilayah yaitu, Neartik, Neotropik, Australis, Oriental, Etiopian, dan Paleartik.

  
A. Wilayah Neartik
1. Wilayahnya :
Amerika Utara dan Greenland. Amerika Utara pada hutan gugur, Amerika Utara bagian tengah pada padang rumput, dan Amerika Utara pada hutan konifer(hutan tanaman berdaun jarum). Lingkungan fisik Greenlad tertutup salju dengan ketebalan 2-15m.
2. Jenis hewan :
Beruang cokelat, berang-berang, sejenis tupai(Amerika Utara = prairie dog), elang bondol, salamander, bison, karibu, dan kalku.
Kalkun

Bison

Tupai Amerika (Prairie dog)

Elang bondol

Salamander

Beruang Coklat

Berang-berang

Karibu

B. Wilayah Neotropik
1. Wilayahnya :
Meksiko bagian selatan Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.
Wilayah Neotropik sebagian besar beriklim tropis dan beriklim sedang di zona selatan.
2. Jenis hewan :
kukang, aramadilo, alpaca, kelelawar penghisap darah, orang utan, siamang, trenggilingm menjangan, ilama tapir, ikan arapaima, dan ular anaconda.
Tapir
Kelelawar penghisap darah


Ilama


Ikan Arapaima

Ular Anaconda

C. Wilayah Australis 
1. Wilayahya :
Australia, Selandia Baru, Papua, dan Maluku. Beriklim tropis dan beriklim sedang. 
2. Jenis hewan :
Kanguru, platipus, koala, cendrawasih, burung kiwi, wallaby, buaya, dingo, burung penghisap madu, burung emu, dan kasuari.
Kanguru

Platipus

Koala

Burung kiwi

Kasuari

Wallaby

Buaya
D. Wilayah Oriental
1. Wilayahnya :
Wilayah oriental meliputi benua Asia beserta pulau-pulau disekitarnya, seperti Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Sri Lanka, dan Filiphina.
Kondisi wilayah oriental itu beriklim tropis dan banyak terdapat hutan hujan tropis sehingga kaya akan flora dan fauna di dalamnya.
2. Jenis hewan :
Harimau, beruang madu, babi hutan, orang utan, badak berculah satu, macan tutul, dan gajah.
Harimau

Orang Utan

Badak berculah satu

Macan Tutul


Babi hutan

Beruang madu
 E. Wilayah Paleartik 
1. Wilayahnya :
Meliputi hampir semua daratan Eurasia, sebagian daerah Himalaya, Afganistan, Afrika, Inggris, dan Jepang.
Lingkungan fisik wilayah Paleartik cukup bervariasi, memilki perbedaan suhu yang tinggi, dan curah hujan yang berbeda-beda tiap daerahnya.
2. Jenis hewan :
Lynx, macan tutul salju, rusa kutub, panda, serigala, dan bison.
Lynx

Landak

Macan tutul salju

Rusa Kutub

Panda

Serigala

Bison

F. Wilayah Etiopian
1. Wilayahnya :
Wilayah Etiopian meliputi seluruh daratan Benua Afrika, Madagaskar, dan daratan Arab bagian selatan. 
Lingkungan alam pada wilayah fauna ini relatif seragam. Di bagian ini terdapat padang pasir terluas di dunia yaitu Gurun Sahara.
2. Jenis hewan :
Gorilla, simpanse, burung unta, kuda nil, zebra, jerapah, keledai, babon, dan gazelle.
Kuda nil

Burung unta

Zebra

Keledai

Jerapah

Babon

Babon



Senin, 14 September 2015

PERSEBARAN FLORA DI DUNIA


FLORA DAN FAUNA DI DUNIA

Persebaran flora di dunia
A. Hutan hujan tropis :

1. Ciri-ciri wilayah hutan hujan tropis :


1. Ciri-ciri wilayahnya :
- selalu gelap dan air hujan sulit mencapai bagian tersebut secara langsung.
- kelembapan  tinggi
- suhu tetap setiap harinya rata-rata 25 derajat celcius
- pepohonan tinggi
- membentuk kanopi
2. Wilayahnya :
Indonesia, Australia bagian Timur, Papua bagian Timur, Afrika Tengah, dan Amerika Tengah
3. Jenis  Vegetasinya :
Liana dan epifit (Rotan tergolong liana, sedangkan anggrek termasuk jenis tumbuhan epifit)

Rotan
Anggrek



B. Hutan Gugur

1. Ciri-ciri wilayahnya :
- curah hujan sepanjang tahun ( antara 750mm-1000mm/tahun)
- adanya musim dingin dan musim panas
- sejak musim gugur hingga musim semi, pertumbuhan tumbuhan menahun terhenti. Tumbuhan mati pada musim dingin dan meninggalkan bijinya. Tumbuhan yang tahan dingin dapat bertunas kembali menjelang musim panas.
- jarak antar pohon tidak terlalu rapat
- terdapat 10-20 spesies tumbuhan
 2. Wilayahnya :
Amerika Serikat bagian Timur, ujung selatan Benua Amerika.
(Musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin)

C. Taiga 
1. Ciri wilayahnya :
- banyak ditemukan pegunungan-pegunungan tinggi
- memiliki dominasi iklim dingin
- suhu -12 derajat celcius-10 derajat celcius
- curah hujan antara 400-750 mm/tahun
2. Wilayahnya :
Skandinavia, Rusia Timur, Amerika Utara, dan beberapa kawasan di Asia Utara.
 3. Jenis Vegetasinya :
-vegetasi konifer(tumbuhan berdaun jarum), diantaranya picea, pinus, larix, alder, juniper dan spruce.
Juniper (Juniperus)

Birch (Betulla)
Pohon alder(Alnus)


Pohon Spruce (Picea)

D. Padang Rumput (Stepa)


1. Ciri wilayahnya:
- curah hujan di padang rumput berkisar 250-500mm/tahun
-  beriklim sedang
- banyak terdapat di Eropa Timur, Amerika Utara, Asia Barat, dan Afrika
- vegetasi rumput yang luas
- jenis rumput tingginya mencapai 3,5m
- suhu 19-30 derajat celcius (musim panas), 12-20 derajat celcius (musim dingin)
2. Wilayahnya :
Afrika, Amerika Selatan, Amerika serikat bagian barat, Argentina, dan Australia.
3. Jenis Vegetasinya :
Akasia, belukar, semak, bufalo grasses, rumput gramma
Buffalo grasses

Rumput Gramma


E. Sabana (Savana)

1. Ciri-ciri wilayahnya :
- terdapat didaerah tropis
- jenis tumbuhan xerofit
- tumbuhan tersebar didaerah tersebut secara berjauhan 
- hewan herbivore
- curah hujan ( 200mm/tahun )
- bulan basah hanya terdapat 2-3 bulan saja 
 2. Wilayahnya :
Benua Afrika, Amerika Selatan, dan Australia, terbentuk di daerah tropik dan subtropik.
3. Jenis vegetasinya :
Semak-semak belukar

F. Gurun (Desert)

1. Ciri-ciri wilayahnya :
- terdapat didaerah tropis, subtropis, dan daerah tinggi lainnya
- jarang terjadi hujan 
- tingkat evaporasi sangat tinggi
- amplitudo suhu harian sangat tinggi
- suhu di siang hari (45 derajat celcius)
- suhu di malam hari ( 0 derajat celcius)
- tanahnya tandus dan kering
- tidak mampu menyimpan air 
 2. Wilayahnya :
Amerika Utara(praire), Amerika Selatan(pampas), Afrika Selatan(velt)
3. Jenis vegetasi :
Kaktus, tumbuhan berduri, liliance, saguora, dan cholla
Kaktus
G. Tundra

1. Ciri wilayahnya :
- terdapat di wilayah artik
- suhunya mencapai -57 derajat celcius
- pada musim panas suhu maksimum 15 derajat celcius
- curah hujan kurang dari 250mm/tahun
- tundra di dominasi tumbuhan kerak dan semak
- rata-rata tumbuhan memiliki warna mencolok dan pendek
 2. Wilayahnya :
kawasan selatan es kutub utara, dan Alaska di Amerika Utara, Eropa, dan Siberia
3. Jenis vegetasinya :
rumput teki, rumput kapas, gundukkan gambut.
-Dicekungan basah : semak salik, dan bentula.
-Dicekungan kering : lumut, teki-tekian, dan tumbuhan berdaun lebar
-Dilereng batuan : kerak(lichenes), lumut, dan alga.
Lumut


Rumput kapas